
Microsoft Windows XP Profeional
Microsoft Windows
Dan ingin diubah menjadi
Windows XP ku Jangan Masuk
Windows 98 ku Untuk Mendengarkan Music
Dan masih banyak lagi nama yang di inginkan.
Namun bukan hanya itu saja yang bisa anda lakukan dengan file boot alternatif lain adalah seperti menghilangkan splas screen, mengganti splash screen dan lain lain. Untuk memulainya anda bisa membaca tips berikut
File boot terletak pad drive C:\ dengan nama boot.ini namun anda tidak akan melihatnya secara langsung karena file ini merupakan file sytem windows. Namun, anda dapat melihatnya jika fitur hiden tidak diaktifkan. Untuk melihat file ini lakukan cara sebagai berikut
Buka windows Explorer
Pada menu klik view
Pilih menu Tools
Pilih folder option
Pilih tab menu View
Pada setelan tingkat lanjut pilih Show Hidden Files and Folders dengan mrngkliknya
Kemudian klik Ok
Lihat apakah sudah muncul atau belum file boot.ini nya jika sudah maka anda benar melakukan cara ini jika belum anda ulangi lagi cara diatas.
Nah dari penjelasan diatas bahwa file boot.ini tidak bisa langsung di rubah, untuk bisa merubahnya caranya sebagai berikut
Klik kanan boot.ini
Pilih properties
Pada atribut file kotak uncheck Read-Only
Klik OK
Nah sekarang anda sudah bisa mengeditnya.Untuk mengedit file ini coba buka dengan text editor anda seperti notepad. Seperti contoh berikut
[boot loader]
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Profeional" /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS="Microsoft Windows" /fastdetect
Anda dapat melihat terdapat dua pilihan menu operasi sistem windows yang tersedia di diska. Sebelum mengubah berkas boot ini sebelumnya buatlah salinan dan simpan dengan nama lain agar anda dapat mengembalikan jika terjadi masalah.
[boot loader]
Pada key ini menjelaskan bagaimana proses boot berjalan.
timeout=30
Harga ini menjelaskan bahwa berapa lama menu pemilihan menunggu sebelum menjalankan operasi sistem dari pemilihan anda. Nah dapat anda lihat bahwa harga untuk timeoutnya 30 hal ini mejelaskan bahwa waktu maksimum untuk menunggu adalah 30 detik. Bagai mana jika anda menginginkan waktu menunggu 10 detik? ya tinggal ganti 30 dengan 10 mudah kan. Untuk mempersingkat waktu pemilihan jika anda tidak menginginkan pemilihan operasi sistem umum maka gunakan waktu 0 dan jika menginginkan penampilan terus gunakan nilai -1
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS
Harga ini menjelaskan bahwa harga ini memilih operasi sistem pada key [operating systems] guna dijadikan untuk operasi sistem umum.
[operating systems]
Harga key ini menjelaskan banyaknya operasi sistem yang ada di diska
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS
Menjelaskan bahwa parameter pertama untuk indentifikasi kontrol diska bernilai 0 dan parameter kedua bernilai 0 juga. Parameter rdisk merupakan nomer kontrol partisi sebagai boot. nilai pada parameter ini adalah 0 menjelaskan bahwa diska yang digunakn adalah diska pertama yang di pasang namun jika menginginkan penggunaan diska yang terpasang adalah diska kedua maka nilai rdisk adalah 1. Parameter partition menjelaskan partisi diska yang digunakan untuk pemasangan operasi sistem. Nilai partisi ini adalah 1 jadi partisi yang digunakan adalah partisi pertama. Untuk parametr terakhir menjelaska map mana yang digunakan sebagai sistem root operasi sistem . Parameter ini bernilai \windows jadi sistem root terdapat pada map windows. Langkah selanjutnya adalah code berikut
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS="Microsoft Windows"
Kode ini menjelaskan nama opsi yang akan tampil untuk menuju Operasi sistem pada partisi kedua adalah Microsoft Windows. Nah disinilah jika anda mrnginginkan mengganti nama opsi operasi sistem. semisal anda menginginklan mengganti Microsoft windows menjadi windows Windows 98 ku Untuk Mendengarkan Music maka cara yang dapat anda lakukan adalah dengan mengganti seperti contoh berikut
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS="Windows 98 ku Untuk Mendengarkan Music"
/FASTDETECT
Parameter ini mejelaskan adanya penonaktifan pendeteksian alat pada serial dan paralel komputer. Nah apakah parameter parameter ini hanya sampai disini tentu tidak masih ada beberapa parameter lain perhatikan beberapa parameter yang dapat anda pilih
/BASEVIDEO
Parameter ini diguanakan untuk memilih pengandar VGA standar. Hal ini dilakukan jika terjadi masalah pada pengggunaan pengandar kartu grafis anda.
/BOOTLOG
Parameter ini menjelaskan info log tentang bagaimana proses boot berjalan dengan menuliskannnya pada berkas ntbtlogl.txt di map sistemroot anda seperti c:\windows
/CRASHDEBUG
Parameter ini untuk menjalankan debuger saat boot jika terjadi kesalah seriu pada sistem anda.
/DEBUG
Parameter ini untuk menjalankan debug saat boot
/MAXMEM:n
Parameter ini memberikn nilai maksimum RAM yang dapat digunakan
/NOGUIBOOT
Para meter ini untuk menghilangkan Splash Screen saat boot
/NODEBUG
menghentikan debug saan loading
/SAFEBOOT: Pilihan
Para meter ini digunakan untuk masuk ke menu safe mode windows.Pilihan yang dapat digunakan adalah
Minimal : Hanya menggunakan pengandar minimum yang dibutuhkan untuk memulai windows xp
Network : Menggunakan pengandar network dengan pengesetan pengandar secara minimum
Minimal (alternate shell). Menggunakan pengandar minimum dan menggunalan boot command promt
/SOS
Menampilkan semua nama pengandar dengan memberikan deskripsi proses boot.
Nah beberapa parameter yang dapat digunakan adalah seperti di atas namun mungkin anda masih binggung bagaimana menggunakannya sebagai contoh begini. Saya ingin menghilankan pendeteksian serial dan paralel serta menghilanglan spalsh screen xp maka dalam boot ini tertulis
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Profeional" /fastdetect /noguiboot
Nah bagaimana jika anda mengingikan pemilihan menu dengan parameter diatas secara sendiri sendiri maka cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut
Salin parameter tiap operai sistem yang ingin disalin
tempelkan sebanyak yang anda inginkan
Rubah tiap para meter tersebut
Sebagai contoh seperti berikut
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Profeional Fast Detect" /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Profeional No Gui" /noguiboot
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Profeional Debug" /Debug
Dan cara ini berlaku juga bagi anda pengguna satu operasi sistem
